Adrianus Dorong Pengawasan Ketat Usai Penurunan Harga Pupuk Subsidi

Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot
Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot

Fajarasia.id  – Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot menekankan pentingnya pengawasan di lapangan menyusul kebijakan pemerintah yang menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen. Menurutnya, penurunan harga dan perbaikan sistem distribusi harus dibarengi dengan kontrol ketat agar tidak terjadi penyimpangan harga di tingkat kios.

“Langkah ini sangat membantu petani, tapi harus dipastikan tidak ada lagi harga yang melebihi HET di lapangan,” ujar Adrianus dalam pernyataan resmi, Kamis (23/10/2025).

Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan visi swasembada pangan yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Penurunan harga pupuk diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

Selain itu, Adrianus mengapresiasi langkah efisiensi pemerintah dalam memangkas birokrasi distribusi pupuk. Menurutnya, sistem distribusi yang terlalu panjang selama ini menjadi penyebab keterlambatan pasokan pupuk ke kios, yang berdampak langsung pada risiko gagal panen, terutama di lahan tadah hujan.

“Dengan sistem distribusi yang lebih ringkas, petani bisa mendapatkan pupuk lebih cepat dan tepat waktu,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah tidak hanya menurunkan harga, tetapi juga menambah volume pupuk subsidi hingga 700 ribu ton sampai tahun 2029. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis yang memberikan dampak nyata bagi keluarga petani di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa penurunan harga pupuk merupakan terobosan besar dalam sejarah kebijakan pupuk nasional. Ia menyebut bahwa selama puluhan tahun harga pupuk cenderung naik, namun kini berhasil diturunkan berkat efisiensi anggaran yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.****

Pos terkait