Ledakan Gas di Kebon Jeruk Rusak 10 Rumah, Tujuh Orang Luka

Ledakan Gas di Kebon Jeruk Rusak 10 Rumah, Tujuh Orang Luka

Fajarasia.id  – Ledakan tabung gas LPG mengguncang permukiman warga di Kampung Guji Baru RT 006/RW 002, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/11/2026) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan 10 rumah semi permanen mengalami kerusakan parah dan tujuh orang dilaporkan terluka.

Ledakan terjadi sekitar pukul 04.20 WIB ketika sebagian besar warga masih terlelap. Suara dentuman keras tiba-tiba memecah suasana pagi dan membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Dahsyatnya ledakan menyebabkan sejumlah bagian bangunan runtuh. Atap berbahan asbes dan tembok rumah hancur, sementara puing-puing bangunan berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat 10 bangunan atau pintu rumah yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. Selain itu, tujuh orang menjadi korban luka.

“Akibat kejadian kebocoran tabung gas LPG tersebut terdapat 10 bangunan yang runtuh dengan 10 pintu yang terdiri dari rumah dan tujuh korban luka,” kata Darto saat dihubungi.

Darto menjelaskan, ledakan diduga bermula ketika seorang warga bernama Sayuti, istri Idrus, hendak memasak di dapur.

Saat menyalakan kompor, tabung LPG yang digunakan ternyata mengalami kebocoran sehingga memicu ledakan.

“Saat Saudari Sayuti, istri Idrus sedang menyalakan gas LPG yang letaknya berada di dapur, namun saat dinyalakan ternyata gas LPG tersebut dalam keadaan bocor sehingga terjadi ledakan,” jelasnya.

Sayuti turut menjadi korban dalam kejadian tersebut dan mengalami luka bakar. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami insiden yang menyebabkan kerusakan sejumlah rumah itu.

Peristiwa tersebut juga terekam kamera pengawas atau CCTV dan videonya beredar di media sosial.

Dalam rekaman itu, suasana lingkungan permukiman awalnya terlihat tenang. Namun, beberapa saat kemudian terdengar suara ledakan sangat keras yang disusul guncangan dan runtuhnya bagian bangunan.

Suara dentuman tersebut langsung memicu kepanikan warga. Sejumlah orang terdengar berteriak meminta pertolongan, sementara warga lainnya berulang kali mengucapkan takbir.

Teriakan “Allahu Akbar” terdengar bersahutan di tengah suasana mencekam. Rekaman CCTV juga menangkap suara tangisan anak kecil yang menambah kepanikan di lokasi kejadian.

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan penggunaan tabung gas LPG di rumah. Pemeriksaan kondisi regulator, selang, dan sambungan tabung perlu dilakukan secara berkala guna mencegah kebocoran yang dapat memicu kebakaran maupun ledakan.*****

Pos terkait