Fajarasia.id — Suasana siaga mendadak melanda dua wilayah kegubernuran di Arab Saudi setelah Otoritas Pertahanan Sipil mengeluarkan tiga Peringatan Darurat Nasional secara beruntun pada Kamis. Sirine peringatan bahaya menyasar penduduk di wilayah Yanbu serta Sharurah di barat daya Najran melalui Platform Peringatan Dini Nasional.
Meski peringatan telah dicabut beberapa saat setelah disiarkan melalui kanal resmi media sosial X, otoritas keamanan Kerajaan Arab Saudi hingga kini belum membeberkan detail ancaman yang memicu menyalanya alarm tersebut.
“Bahaya telah berlalu di Yanbu, warga diimbau untuk terus mengikuti instruksi serta menghindari kegiatan berkumpul dan merekam,” tulis pernyataan resmi Pertahanan Sipil Arab Saudi via Anadolu Agency, Jumat (6/11/2026).
Pesan senada disiarkan untuk wilayah Sharurah dengan imbauan agar warga tidak melakukan pengambilan gambar atau foto di sekitar lokasi.
Ketidakjelasan jenis ancaman ini menyisakan tanda tanya publik, terlebih peringatan misterius tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi keamanan kawasan. Wilayah Kerajaan belakangan ini kerap menjadi sasaran serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman.
Sebagaimana diketahui, Arab Saudi memimpin koalisi militer sejak Maret 2015 untuk menopang pemerintah resmi Yaman dalam memulihkan stabilitas wilayah dari kendali kelompok pemberontak. Hingga berita ini diturunkan, pihak otoritas Pertahanan Sipil masih memilih bungkam dan meminta masyarakat tetap tenang seraya mematuhi arahan resmi.****





