Fokus Bekerja, Rafael Struick Belum Menyerah pada Timnas

Fokus Bekerja, Rafael Struick Belum Menyerah pada Timnas

Fajarasia.id  – Lama tak mendapat panggilan ke Timnas Indonesia tidak membuat Rafael Struick kehilangan motivasi. Penyerang Dewa United Banten FC itu memilih fokus bekerja keras bersama klub dan terus menunjukkan kualitas terbaiknya di setiap kesempatan yang diberikan.

Pemain berusia 23 tahun tersebut menegaskan bahwa saat ini ia tidak ingin terbebani oleh ekspektasi mengenai peluang kembali memperkuat skuad Garuda. Baginya, yang terpenting adalah memberikan kontribusi maksimal untuk Dewa United.

“Saya hanya berusaha untuk terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan saya di Dewa,” ujar Struick.

Rafael Struick sudah lebih dari satu tahun tidak mendapatkan panggilan ke tim nasional senior. Panggilan terakhirnya datang pada rangkaian akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga, sementara penampilan terakhirnya bersama tim senior Indonesia tercatat saat menghadapi Australia pada Maret 2025.

Setelah itu, namanya beberapa kali masuk skuad timnas, namun hanya menghuni bangku cadangan sebelum akhirnya tidak lagi dipanggil. Bahkan pergantian pelatih kepala Timnas Indonesia tidak mengubah situasi tersebut.

Meski demikian, pemain kelahiran Leidschendam, Belanda, itu menegaskan dirinya belum menyerah mengejar peluang kembali mengenakan seragam Merah Putih. Ia percaya kerja keras dan performa yang konsisten akan menjadi jalan terbaik untuk menarik perhatian tim pelatih.

Musim ini, Struick menjadi salah satu bagian penting Dewa United. Ia tampil dalam seluruh pertandingan timnya di BRI Super League dan sebagian besar dimainkan sejak menit awal.

Kontribusinya juga mulai terlihat melalui satu gol dan satu assist yang membantu Dewa United bersaing di papan atas klasemen sementara. Tim asal Banten tersebut kini menempati posisi kedua dan terus menjaga jarak dengan pemuncak klasemen.

Di tengah persaingan ketat untuk menembus skuad Timnas Indonesia, Struick memilih tidak larut dalam kekecewaan. Ia menjadikan setiap pertandingan bersama klub sebagai panggung untuk membuktikan diri.

“Semoga performa dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih dapat menyadarinya. Saya selalu siap jika dipanggil,” kata Struick.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa harapan Struick untuk kembali berseragam Garuda masih menyala. Namun, alih-alih menuntut kesempatan, ia memilih menjawabnya lewat kerja keras dan penampilan di atas lapangan.****

Pos terkait