Fajarasia.id — Pesawat kepresidenan Amerika Serikat, Air Force One, yang merupakan hadiah dari Qatar, sempat mengalami gangguan teknis di landasan Joint Base Andrews pada Rabu (10/9). Insiden terjadi ketika seluncuran darurat tidak sengaja mengembang, sehingga menunda keberangkatan Presiden Donald Trump menuju konvensi Partai Republik di Dallas.
Trump yang saat itu masih berada di helikopter harus menunggu lebih lama sebelum akhirnya naik ke pesawat. “Mereka sedang memeriksa seluncuran di sini, dan saya rasa itu akan memakan waktu 15 menit,” ujar Trump di landasan pacu.
Sumber AFP menyebutkan seluncuran darurat itu dipicu secara tidak sengaja oleh personel militer. Kejadian ini kembali memunculkan pertanyaan mengenai keamanan pesawat, terlebih setelah insiden sebelumnya di Turki yang membuat Trump beralih menggunakan pesawat lain.
Meski sempat tertunda, Air Force One akhirnya lepas landas dan mendarat di Texas. Trump dijadwalkan berpidato dalam konvensi Partai Republik untuk menggalang dukungan menjelang pemilu sela November.
Direktur Komunikasi Gedung Putih, Steven Cheung, menegaskan pemeriksaan telah dilakukan. “Perosotan tersebut telah diperiksa untuk memastikan semuanya berfungsi dengan sempurna,” katanya.***





