Kasus Pneumonia di Pontianak Naik 20 Persen Imbas Asap Karhutla

Kasus Pneumonia di Pontianak Naik 20 Persen Imbas Asap Karhutla

Fajarasia.id – Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak, Kalimantan Barat, mencatat peningkatan kasus pneumonia hingga 20 persen pada pasien IGD dan rawat inap. Lonjakan ini terjadi seiring memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan.

Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol drg. Josep Ginting, menyebut pihaknya menyiapkan tenaga kesehatan, alat medis, ruang perawatan, serta koordinasi dengan rumah sakit lain untuk mengantisipasi bertambahnya pasien.

Dokter spesialis paru, dr. Andreas, menjelaskan paparan kabut asap dapat memperburuk saluran pernapasan dan berkembang menjadi pneumonia, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Gejala awal yang muncul antara lain batuk, bersin, hingga sesak napas bila paparan berlangsung terus-menerus.

Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Jika terpaksa beraktivitas, penggunaan masker sangat dianjurkan, khususnya bagi anak-anak, balita, ibu hamil, lansia, serta warga dengan riwayat penyakit pernapasan.

Selain pneumonia, peningkatan kasus ISPA juga perlu diwaspadai di wilayah dengan titik panas tinggi, seperti Ketapang, Kubu Raya, Mempawah, Sintang, Kapuas Hulu, dan Kota Pontianak. Pneumonia sendiri merupakan infeksi yang menyebabkan peradangan jaringan paru-paru sehingga kantung udara (alveoli) terisi cairan atau nanah dan mengganggu proses pernapasan.***

Pos terkait