Fajarasia.id – Jalan Pulau Damar, Bandar Lampung diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat dengan cara menimbun menggunakan batu.
Namun warga Jalan Pulau Damar menyayangkan klaim yang dilakukan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.
Warga kesal karena jalan yang diperbaiki secara swadaya diklaim diperbaiki oleh pemerintah.
Padahal, diketahui warga sekitar jalan tersebut yang menambal ruas jalan karena mengalami kerusakan parah, pada Sabtu (14/4/2023).
Wagub Lampung klaim perbaiki jalan
Momen penimbunan jalan rusak yang dilakukan warga Lampung perbaiki jalan secara swadaya sempat diunggah di Instagram story @sigger_foodies.
Namun, narasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut adalah ucapan terima kasih kepada Gubernur Lampung dan Wagub Lampung.
“Terima kasih Pak @arinal_djunaidi dan Bu @mbak_nunik serta semua instansi terkait, semoga aspirasi rakyat Lampung dapat diterima dengan baik demi memajukan Lampung tercinta,” bunyi narasi dalam unggahan tersebut.
Kemudian unggahan @sigger_foodies tersebut diunggah ulang di Instagram story @mbak_nunik.
Dalam unggahannya, Wagub Lampung tersebut menuliskan ucapan terima kasihnya atas apa yang disampaikan. “(emot love) sama sama…bravo tim BMBK,” tulis Wagub saat mengunggah ulang.
Warga pun yang mengetahui hal ini merasa kesal, karena warga dari Kelurahan Way Dadi dan Perumnas Way Kandis yang memperbaiki jalan tersebut.
“Tapi sayang saja, kok malah seolah diklaim kalau aksi warga ini pekerjaan pemerintah,” ujar wargadi akun tersebut yang dikutip Redaksi, Senin (17/4/2023).
“Kami bukan ngga terima dengan unggahan itu”
“Hanya saja kan tidak pas sebenarnya, karena jalan Pulau Damar juga kewenangannya ada di pemkot,” “Jadi seolah Bu Wagub mengambil semua momen untuk ‘meng-counter’ apa yang sedang viral saat ini,” Terlebih menjelang hari raya Idul Fitri, warga berharap jalan yang mereka lalui bagus dan tidak menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Ketua RT 05 Perumnas Way Kandis, Bandar Lampung, Heriyanto membenarkan aksi warga yang tinggal di sekitar jalan tersebut.
Menurut Heri, penambalan jalan yang dilakukan warga secara swadaya tersebut murni untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu-lintas.
“Iya benar (ada swadaya warga). Tapi sebenarnya bukan warga ingin mendahului pemerintah dalam perbaikan jalan, tetapi lebih kepada menjaga agar tidak ada kejadian yang diinginkan.”
“Terlebih sebentar lagi mau lebaran. Jadi biar warga yang melintas juga lebih nyaman,” kata Heri saat dikonfirmasi, Senin (17/4/2023).
Namun demikian, Heri menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait perbaikan jalan Pulau Damar.
“Saya juga sudah usulkan ke lurah dan camat, agar bisa disampaikan ke Pemkot Bandar Lampung untuk mendapat prioritas perbaikan,”
“Karena kan kerusakannya sudah lumayan parah,” tutup Heri.***




