Fajarasia.id – Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi kakao di Papua Barat menjadi bukti nyata pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tepat sasaran. Hal ini disampaikan saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Minggu (21/6).
Menurut Ribka, pengembangan kakao dari hulu hingga hilir menunjukkan bagaimana Dana Otsus mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memberdayakan orang asli Papua. “Pembuktian penggunaan Dana Otsus yang baik adalah ketika masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.
Ia menekankan, pemerintah berkomitmen memperkuat sektor produktif berbasis potensi lokal agar kesejahteraan masyarakat meningkat secara berkelanjutan. “Melalui pengembangan kakao seperti ini, kita ingin memastikan nilai tambah ekonomi dinikmati oleh masyarakat Papua sendiri. Inilah semangat otonomi khusus yang sesungguhnya,” kata Ribka.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan Otsus berjalan efektif, mendorong pengembangan komoditas unggulan, dan memperkuat peran masyarakat Papua dalam pembangunan daerah.****





