Tangani Stunting, Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Pentahelix

Tangani Stunting, Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Pentahelix

Fajarasia.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendorong kolaborasi pentahelix sebagai salah satu upaya untuk penanganan stunting di Kabupaten Bekasi. Kolaborasi tersebut ditandai dengan Kick Off Aksi Perubahan KAPAK BEKASI (Kolaborasi Aksi Pentahelix Kabupaten Bekasi).

Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, dengan kolaborasi pentahelix, penanganan stunting tidak hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Namun juga dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi pentahelix akan menjadi kunci dalam upaya menurunkan angka stunting. Dan saat ini stunting sendiri sudah menunjukan trend penurunan.

“Pastinya harus ada kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, mahasiswa, dan media itu harus bergerak bersama. Karena kita tahu stunting di Kabupaten Bekasi sudah berkurang, dan itu tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Wabup menjelaskan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang dipengaruhi banyak faktor, sehingga penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari pemenuhan ASI, pemberian nutrisi dan vitamin, edukasi kepada masyarakat, hingga keterlibatan aktif para pemangku kepentingan.

“Pencegahan stunting itu dimulai dari pemberian nutrisi yang cukup, ASI eksklusif, vitamin, hingga edukasi kepada orang tua. Di sinilah peran kolaborasi sangat penting,” ucapnya.

Wabup Asep juga menyinggung keterlibatan dunia usaha dalam penanganan stunting. Bantuan tidak harus berbentuk dana, tapi bisa dengan aksi nyata seperti pemberian susu, vitamin, atau hal-hal lain.

“Kami sangat optimis dengan langkah nyata ini. Harapannya dengan kolaborasi pentahelix ini, Kabupaten Bekasi bisa terus menekan angka stunting ke depannya,” kata dia.

Kepala Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Bekasi, Dwy Sigit Andrian, memberikan apresiasi atas diluncurkannya program KAPAK BEKASI. Ia menilai, inovasi ini sejalan dengan kebutuhan daerah untuk memperkuat integrasi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kolaborasi aksi pentahelix KAPAK Bekasi sebagai penguatan lintas sektor dalam optimalisasi pencegahan dan penurunan stunting. Aksi perubahan ini bukan sekadar tugas diklat, tetapi inovasi yang benar-benar dibutuhkan pemerintah untuk percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Diketahui, KAPAK Bekasi merupakan program penanganan stunting yang menitikberatkan pada kolaborasi pentahelix. Program ini resmi diluncurkan di Aula KH Noer Ali, Gedung Bupati Bekasi, Jumat (14/11/2025) kemarin.****

Pos terkait