Fajarasia.id – Polres Metro Bekasi mengungkap jaringan curanmor yang melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pengangguran, sopir, buruh harian, wiraswasta, hingga pelajar dan mahasiswa. Dari 19 kasus yang berhasil diungkap, polisi menangkap 25 tersangka dengan peran berbeda, mulai dari eksekutor, joki, hingga penadah kendaraan hasil curian.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, mengatakan beberapa tersangka diketahui masih berstatus mahasiswa dan pelajar. “Para pelaku curanmor sering memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan, menggunakan kunci palsu, bahkan tidak jarang melakukan aksi kekerasan,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Mayoritas pelaku mengaku terjerat aksi pencurian karena faktor ekonomi. Polisi menyita 23 unit sepeda motor, lima kunci letter T, 16 anak kunci letter T, 14 kunci kontak, delapan senjata tajam, serta sejumlah telepon seluler dan dokumen kendaraan.
Sumarni menegaskan pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih luas. Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan memasang kunci ganda, alarm, CCTV, serta parkir di lokasi terang dan aman. “Segera hubungi layanan 110 bila melihat aktivitas mencurigakan,” tambahnya.
Dalam pengungkapan ini, 23 unit sepeda motor hasil curian dikembalikan kepada pemilik dengan status pinjam pakai karena masih menjadi barang bukti perkara.****





