Fajarasia.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, menegaskan pesatnya perkembangan Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) harus diimbangi dengan penguatan layanan kesehatan, perlindungan tenaga kerja, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal itu disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI di UPTD Balai Latihan Kerja Manggarai Barat, NTT.
Menurut Ranny, keberadaan RSUD Komodo memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai rumah sakit rujukan masyarakat, tetapi juga penopang layanan kegawatdaruratan bagi wisatawan. Ia menilai dukungan pemerintah pusat diperlukan untuk mengatasi keterbatasan tenaga dokter spesialis dan alat kesehatan agar pelayanan di kawasan wisata kelas dunia berjalan optimal.
“Labuan Bajo berkembang sangat pesat sebagai destinasi super prioritas. Karena itu, akselerasi ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas SDM, penguatan layanan kesehatan, serta perlindungan sosial bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Ranny juga menekankan pentingnya percepatan penurunan stunting, serta perlindungan bagi pekerja informal dan pekerja migran asal NTT. Ia menegaskan perlunya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat regulasi maupun anggaran, terutama dalam mengatasi tantangan distribusi layanan kesehatan dan jaminan sosial di wilayah kepulauan.
“Kami berharap melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran Komisi IX DPR RI, berbagai kendala administratif maupun fiskal yang dihadapi daerah dapat dicarikan solusi bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tutupnya.****





