Fajarasia.id – Produksi minyak nasional mulai menunjukkan tren kenaikan sejak 2025. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat capaian produksi mencapai target pemerintah sebesar 605 ribu barel per hari (BOPD).
Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Rikky Rahmat Firdaus, menjelaskan pencapaian itu ditopang oleh beroperasinya proyek Terubuk-Forel yang menyumbang 20 ribu barel per hari serta proyek Banyu Urip Infill Clastic dengan tambahan 30 ribu barel per hari.
“Dua proyek besar ini menjadi alasan utama target produksi bisa tercapai,” ujarnya dalam acara IPA Convex 2026, Jumat (22/5/2026).
Untuk 2026, SKK Migas bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) menargetkan produksi 610 ribu barel per hari. Program kerja mencakup pengeboran 832 sumur pengembangan dan 39 sumur eksplorasi oleh 157 kontraktor migas.
Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjaga kontribusi sektor migas terhadap penerimaan negara.****





