Presiden Prabowo Apresiasi Intelijen Australia, Disambut Musik Bagpipe

Presiden Prabowo Apresiasi Intelijen Australia, Disambut Musik Bagpipe

Fajarasia.id  — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pujian kepada intelijen Australia atas penyambutan hangat yang diterimanya selama kunjungan kenegaraan. Dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Anthony Albanese di atas Kapal HMAS Canberra, Prabowo menyinggung detail unik yang menunjukkan perhatian khusus dari tuan rumah.

Menurut Presiden, agen intelijen Australia mengetahui bahwa dirinya menyukai musik bagpipe. Karena itu, penyambutan resmi turut dimeriahkan dengan penampilan peniup bagpipe, sebuah tradisi musik khas Skotlandia yang sarat makna budaya.

Bagpipe sendiri merupakan alat musik tiup tradisional yang menggunakan kantong udara sebagai sumber tekanan untuk menghasilkan bunyi. Instrumen ini terdiri dari tas, pelantun, serta pipa drone yang menghasilkan suara khas bergema. Bagpipe paling dikenal di Skotlandia, namun sejarahnya telah menyebar luas di Eropa, Afrika Utara, hingga Asia Barat.

Sejarawan menyebut akar bagpipe dapat ditelusuri sejak zaman kuno, bahkan diyakini berasal dari Mesir sebelum berkembang di Yunani dan Romawi. Dalam perkembangannya, alat musik ini digunakan dalam berbagai upacara adat, keagamaan, hingga pertunjukan teater.

Keunikan bagpipe terletak pada kemampuannya menghasilkan suara meski pemain berhenti meniup, karena udara tersimpan di kantong kulit yang disebut chanter. Hal inilah yang membuat bagpipe menjadi salah satu instrumen tradisional paling ikonik di dunia.

Penyambutan dengan musik bagpipe menjadi simbol persahabatan sekaligus perhatian detail dari Australia terhadap tamu negara. Presiden Prabowo menilai hal tersebut sebagai bentuk penghormatan yang mempererat hubungan bilateral, khususnya dalam semangat good neighbour policy antara Indonesia dan Australia.****

Pos terkait