Fajarasia.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan urgensi pembangunan sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara (TN) dalam mencetak generasi penerus bangsa. Menurutnya, model pendidikan semacam ini sudah lama diterapkan di berbagai negara, termasuk Malaysia dan Inggris, yang memiliki puluhan hingga ratusan sekolah sejenis.
Dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Prabowo menyampaikan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia. “Dengan ilmu pengetahuan, kita bisa membawa kesejahteraan, membebaskan rakyat dari kemiskinan dan kelaparan,” ujarnya.
Prabowo mencontohkan Malaysia yang telah memiliki lebih dari 20 sekolah model Taruna Nusantara, sementara Inggris bahkan ratusan tahun mengembangkan lembaga pendidikan serupa. “Kita bertekad untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi agar bangsa ini mampu bersaing,” tegasnya.
Saat ini, Indonesia telah memiliki tiga kampus SMA Taruna Nusantara, yakni di Magelang, Cimahi, dan Malang yang baru saja diresmikan. Prabowo juga mengumumkan pembangunan kampus baru di Kalimantan (kawasan IKN), Minahasa (Sulawesi Utara), serta Pagar Alam (Sumatera Selatan). Ia menargetkan seluruh kampus tersebut dapat beroperasi pada akhir 2026.
Prabowo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan gagasan yang pertama kali digagas oleh Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Leonardus Benjamin Moerdani. “Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi wadah mencetak kader patriotik, jujur, dan bertanggung jawab yang siap menjadi pemimpin di berbagai bidang,” katanya.
Dengan pembangunan sekolah Taruna Nusantara di berbagai daerah, Prabowo berharap lahir generasi muda yang berkarakter kuat, cinta tanah air, dan memiliki integritas tinggi untuk membawa Indonesia menuju peradaban yang lebih maju.





