Fajarasia.id – Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (Unifah Rosyidi) mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi guru. Ia berharap pemerintah segera meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya melalui standar gaji yang lebih layak.
“Terima kasih kalau Presiden mengakui bahwa guru itu kurang. Kami berharap tata kelola pendidikan dan efisiensi digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” ujar Unifah, Kamis (25/6/2026).
Unifah menekankan, guru tidak menuntut berlebihan. Menurutnya, standar gaji minimum setara satu kali gaji pokok sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. “Minimal 100 persen dari gaji pokok, walaupun belum mencukupi, tapi itu bisa jadi standar,” katanya.
Selain gaji, PGRI juga meminta perhatian bagi guru honorer dan PPPK agar segera diangkat menjadi PNS. “Jangan sampai mereka bekerja sambil memikirkan kondisi perut. Mereka harus tenang mendidik,” tegasnya.
Sebelumnya, Prabowo mengakui gaji guru dan PNS masih kurang baik karena kebocoran kekayaan negara. Ia menyampaikan hal itu dalam acara penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Bangkalan, Jawa Timur.
Pernyataan Presiden dan dorongan PGRI ini diharapkan menjadi momentum perbaikan kesejahteraan guru, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan nasional.****





