Peneliti Australia Ungkap Peran Protein Tau dalam Memori

Peneliti Australia Ungkap Peran Protein Tau dalam Memori

Fajarasia.id – Peneliti dari Universitas Flinders, Australia, menemukan rahasia penting otak dalam menyimpan memori jangka panjang. Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa protein tau berperan besar dalam menstabilkan memori agar bertahan lama.

Menurut penulis senior penelitian, Arne Ittner, protein tau tidak diperlukan untuk pembelajaran awal maupun ingatan jangka pendek. Namun, tanpa tau, memori yang terbentuk menjadi lemah dan cepat hilang. Melalui model tikus, tim peneliti membuktikan bahwa tau membantu mengatur sel engram—neuron khusus yang menyimpan jejak fisik memori—sehingga hanya sel tertentu yang dipilih untuk menyimpan informasi.

Penelitian juga menemukan tau mencegah aktivitas berlebihan atau “kebisingan” di otak, sehingga memori yang terbentuk lebih jelas dan stabil. Mekanisme utama pengaturan ini terjadi melalui fosforilasi tau, yakni modifikasi kimia halus yang mengoordinasikan aktivitas sel engram.

Meski fosforilasi tau abnormal dikenal sebagai ciri khas penyakit Alzheimer, penelitian ini menegaskan bahwa fosforilasi terkontrol dalam kadar rendah justru penting bagi fungsi normal otak. Temuan ini membuka pemahaman baru bahwa gangguan memori pada demensia bisa muncul akibat terganggunya proses pengorganisasian dan pemanggilan kembali memori, bukan semata-mata karena hilangnya penyimpanan memori.****

Pos terkait