Fajarasia.id – Pemerintah kembali memberikan update terkait pemberian imunisasi polio tambahan yang dilakukan serentak di tiga provinsi. Namun dari data yang dilaporkan, cakupan imunisasi polio masih rendah.
Tercatat, cakupan imunisasi polio tambahan masih di bawah 50 persen. Meski begitu, pemerintah tetap optimis cakupan imunisasi polio bisa tercapai minimal 95 persen.
“Kita harus targetkan, seperti di Pidie, Aceh dulu. Orang ragu bisa capai 95 persen, tapi mereka justru hampir seratus persen Pidie,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu, di Jakarta,Kamis (187/1/2024).
Maxi memaklumi cakupan imunisasi tambahan polio itu masih rendah saat ini. Pihaknya akan terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan target sampai empat hari kedepan.
“Kan baru kemarin, baru mulai. (Dua hari sebelumnya di laporan Jawa Tengah cakupannya masih kecil pak?) Iya, karena baru dua hari, kan waktunya sepekan,” ujarnya.
Adapun update cakupan Sub PIN Putaran I Jateng, Jatim, DIY per 16 Januari 2024 sebagai berikut.
1. Cakupan Jateng: 1.460.624 anak (37,4%)
2. Cakupan Jatim: 2.108.537 (47,5%)
3. Cakupan Sleman DIY: 44.561 (29,7%)
4. Cakupan total: 42,6%
5. Ketiga provinsi telah mencapai target cakupan hari kedua (27,1%).
6. Data dapat juga diakses pada dashboard https://link.kemkes.go.id/CapaianSubPIN.***






