Fajarasia.id – Banjir rob kembali merendam pesisir utara Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kecamatan Muaragembong. Fenomena pasang laut Jawa ini sudah berlangsung sejak 1 Desember 2025 dan berdampak pada 14.000 jiwa di lima desa.
Camat Muaragembong, Sukarmawan, menyebut ketinggian air bervariasi antara 30 cm hingga 1 meter. Desa yang terdampak meliputi Pantai Mekar, Pantai Bahagia, Pantai Sederhana, Pantai Bakti, dan Pantai Harapan Jaya.
Tak hanya rumah warga, banjir juga merendam fasilitas publik serta ribuan hektar tambak. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, PMI, BPBD, dan relawan. Namun belum semua warga menerima bantuan,” ujar Sukarmawan, Minggu (7/12).
Ia berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan giant sea wall untuk menahan pasang air laut agar banjir rob tidak terus berulang.
Sementara itu, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang telah meninjau langsung lokasi banjir pada Jumat (5/12). Ia menyalurkan bantuan sekaligus mengecek kondisi infrastruktur, termasuk jalan lingkungan, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga aliran Sungai Citarum.





