Fajarasia.id – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menegaskan pentingnya pemerataan akses teknologi ke semua kalangan. Termasuk pelaku UMKM, untuk mengakselerasi target transformasi digital bagi 30 juta UMKM di Indonesia pada 2024.
Teten mengatakan, tantangan utama transformasi digital UMKM Indonesia adalah literasi digital yang tergolong masih rendah. Hasil survei IMD-Digital Competitiveness Rank pada 2022 menyatakan, Indonesia masih berada di peringkat 51 dari 63 negara.
Atau lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di ASEAN. Hingga Juni 2023, sebanyak 22,8 juta UMKM di Indonesia telah onboarding digital.
Angka tersebut bertambah sebanyak 14,8 juta sejak awal pandemi atau 35,5 persen dari total populasi UMKM. Dan 76 persen dari target 30 juta UMKM onboarding dalam ekosistem digital pada 2024.
Teten menyebut, manfaat perkembangan ekonomi digital telah banyak dirasakan masyarakat, dimana pertumbuhannya juga paling cepat. Dua kali lipat dalam dua dekade terakhir dan diprediksi nilainya mencapai 133 miliar dolar AS setara Rp2.041,5 triliun.
“Kita berpeluang menciptakan ekonomi baru, tanpa membunuh ekonomi lama. Kita tidak mau hanya menjadi penonton dari kemajuan ekonomi digital,” kata Teten lewat keterangannya, Rabu (27/9/2023).
Teten menegaskan, Pemerintah ingin Indonesia menjadi pemain ekonomi digital yang unggul. Salah satunya, dengan melakukan hilirisasi digital yang juga tidak kalah penting, dimana hal tersebut akan memberikan nilai tambah.
“Pemerintah terus mengundang kehadiran perusahaan teknologi. Dengan potensi pasar sebesar Indonesia, seharusnya kantor pusat regionalnya ada di Indonesia, bukan di negara lain,” ucapnya.
Ia mengatakan, dalam investasi teknologi, Pemerintah ingin solusi yang win-win, jangan ada yang ingin menang sendiri. Pemerintah ingin memastikan masyarakat merasakan berkah ekonomi digital dan teknologi, harus bisa diakses untuk semua pihak dan kalangan.
“Kami mendukung investasi, tetapi mereka harus buka pusat riset di sini, latih dan tingkatkan kualitas SDM digital kita. Tingkatkan UMKM lokal kita, dan akselerasikan dengan agenda transformasi digital Pemerintah,” ucap Teten, mengakhiri.****





