Fajarasia.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat iklim bisnis dan investasi di Indonesia. Dalam ajang Indonesia Economic Summit 2026 yang digelar di Jakarta, Purbaya mengajak para investor untuk tidak ragu menanamkan modal di Tanah Air.
“Indonesia serius meningkatkan perekonomian dengan mendorong semua mesin pertumbuhan. Kami memperbaiki mesin fiskal, moneter, sektor swasta, dan iklim investasi,” ujar Purbaya, Rabu (4/2).
Purbaya memastikan dalam satu tahun ke depan Indonesia akan menjadi tempat yang lebih kondusif bagi investasi. Ia menekankan bahwa meski ketidakpastian global masih membayangi, Indonesia terbukti mampu menjaga pertumbuhan ekonomi berkat dominasi permintaan domestik yang mencapai hampir 90 persen dari total perekonomian.
“Kalau fokus mendorong permintaan domestik, ekonomi Indonesia akan tetap baik-baik saja di tengah kondisi global saat ini,” jelasnya. Pemerintah, lanjut Purbaya, terus memanfaatkan instrumen fiskal melalui stimulus ekonomi dan bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat. Ia optimistis target pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen dapat tercapai tahun ini.
Sebagai langkah nyata memperbaiki iklim usaha, pemerintah telah membentuk Satgas Debottlenecking. Satuan tugas ini bertugas mengurai berbagai hambatan bisnis dan investasi yang kerap dihadapi pelaku usaha. Dengan adanya satgas tersebut, diharapkan proses investasi menjadi lebih lancar dan efisien.
Indonesia Economic Summit sendiri merupakan forum tahunan yang mempertemukan pemerintah, pelaku bisnis, dan akademisi dari berbagai negara. Tahun ini, acara berlangsung pada 3–4 Februari 2026 di Jakarta, menjadi wadah penting untuk membahas arah kebijakan ekonomi sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap Indonesia.






