Menaker Berkomitmen Tingkatkan Lapangan Kerja Sektor UMKM

Menaker Berkomitmen Tingkatkan Lapangan Kerja Sektor UMKM

Fajarasia.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah berkomitmen untuk meningkatkan lapangan kerja dari sektor UMKM. Pasalnya, UMKM mampu menyerap 96,9 persen dari total penyerapan tenaga kerja. Angka ini setara dengan 67 juta orang.

“Namun demikian angka tersebut masih belum memadai,” ujar Ida Fauziyah saat membuka secara langsung Business Matching Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Batch 2 Tahun 2023 di Yogyakarta.

Business Matching Batch 2 yang bertajuk “Semangat Kolaborasi dan Bersinergi Untuk Negeri”, merupakan puncak dari kegiatan penciptaan TKM Lanjutan yang dilakukan oleh Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat.

Menaker Ida mengatakan, Business Matching Lanjutan bertujuan untuk mendorong. Dan memfasilitasi pertemuan antara Tenaga Kerja Mandiri (TKM) atau UMKM dengan para mitra investor, buyer/off taker, filantropi dan lembaga jasa keuangan.

“Dari Business Matching Lanjutan ini diharapkan ada keberlanjutan bisnis antara TKM dengan para mitra. Agar ke depannya UMKM dapat naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih powerful,” ucap Ida.

Menaker Ida mengungkapkan, saat ini UMKM memegang peran penting bagi kondisi perekonomian Indonesia dengan menyumbangkan 61 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Namun, dibandingkan dengan negara tetangga, rasio kewirausahaan Indonesia berkisar di angka 3,47 persen, atau tertinggal dari Malaysia maupun Thailand.

“Angka rasio kewirausahaannya sudah di atas 4 persen. Atau Singapura yang mencapai 8,6 persen,” ucapnya.

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan rasio kewirausahaan Indonesia. Termasuk menetapkan target jangka pendek sebesar 4 persen pada tahun 2024.

Menaker menambahkan, pihaknya sedang mengemban tugas bersama untuk menurunkan angka pengangguran. Kemudian, kemiskinan ekstrem, hingga meningkatkan kuantitas dan kualitas UMKM. “Diperlukan solusi dari berbagai pihak agar tugas bersama tersebut dapat diselesaikan secara paripurna,” katanya.

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Haiyani Rumondang menambahkan, kegiatan Business Matching dilaksanakan untuk memberikan penguatan kepada TKM agar mampu berkembang. Sehingga mampu berkontribusi dengan perluasan kesempatan kerja.

“Dari penguatan TKM itu, dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergitas antara TKM dengan mitra usaha, ” ujarnya.***

Pos terkait