Fajarasia.id – Plt Ketum PPP Mardiono mengatakan, siap maju sebagai pucuk pimpinan partai berlambang ka’bah tersebut. Asalkan dirinya didorong dan diamanahkan oleh kader PPP untuk menjadi pimpinan partainya.
Di satu sisi, Mardiono mengatakan, pada dasarnya ia tidak memburu posisi Ketum PPP. Karena sebagai kader PPP yang terpenting itu adalah menjalankan sebuah amanah.
“Berbagai kesempatan saya sampaikan, saya ini 27 tahun mengabdi di PPP, tidak pernah sekali pun saya memburu. Tapi, kalau saya diberi amanah (jadi Ketum PPP), saya jalankan,” kata Mardiono dalam keterangannya, di Jakarta, dikutip Minggu (15/12/2024).
Amanah sebagai pucuk pimpinan PPP, Mardiono menganalogikannya, sebagai prajurit yang didorong oleh prajurit lainnya. Kalau dirinya dipanggil untuk menakhodai PPP, Mardiono menyatakan siap.
“Karena amanah analogisnya sebagai seorang prajurit, kalau saya dipanggil, saya laksanakan, kalau saya dipanggil, saya akan hadir. Tapi kalau tidak, saya tidak akan memburu itu, itulah perjalanan pengabdian saya selama ini,” ucap Mardiono.
Meski begitu, menurutnya, sampai detik ini belum ada pihak-pihak yang secara resmi mendorongnya maju. Namun, dalam perbincangan sehari-hari sesama kader PPP, diakuinya sempat tercetus pembahasan posisi ketum partai.
“Tadi sih nggak ada bahasan sama sekali itu, api, kalau hari-hari ya biasalah, namanya juga kita berteman. Saya kan tidak pernah jaga jarak, antara ketua umum dengan para ketua, para wakil ketua umum,” ujar Mardiono.****




