Fajarasia.id – Venezuela memasuki babak baru setelah Presiden Nicolás Maduro ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dalam operasi militer di Caracas. Menyusul peristiwa tersebut, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Wakil Presiden Delcy Eloina Rodriguez Gomez sebagai Presiden interim untuk menjamin kesinambungan pemerintahan.
Dilansir AFP dan kantor berita Venezuela AVN, Mahkamah Agung menegaskan bahwa Rodriguez akan menjalankan seluruh tugas dan wewenang presiden dalam kapasitas sementara. Keputusan ini diambil berdasarkan konstitusi Venezuela, dengan pertimbangan bahwa ketidakhadiran Maduro dianggap sebagai absen sementara akibat penculikan, bukan absen permanen.
Mahkamah Agung Venezuela menolak menyatakan Maduro absen permanen. Jika hal itu dilakukan, konstitusi mewajibkan Venezuela menggelar pemilihan umum dalam waktu 30 hari. Para hakim menilai langkah menunjuk Rodriguez sebagai presiden interim adalah solusi untuk menjaga stabilitas administrasi dan pertahanan negara di tengah situasi genting.
Mahkamah juga meminta Dewan Pertahanan Nasional, Komando Militer Tinggi, dan Mahkamah Nasional segera diberitahu mengenai kondisi terkini, serta menekankan pentingnya langkah ini untuk menghadapi agresi asing.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan keberhasilan operasi militer yang menangkap Maduro bersama istrinya, Cilia Flores. Keduanya kemudian diterbangkan ke AS dan ditahan. Washington menuding Maduro terlibat dalam jaringan kartel narkoba internasional, bahkan menetapkannya sebagai buron dengan imbalan hingga Rp 815 miliar.
Maduro dan pemerintah Venezuela berulang kali membantah tuduhan tersebut, menyebut langkah AS sebagai bentuk intervensi politik yang melanggar kedaulatan negara.
Penunjukan Delcy Rodriguez sebagai presiden interim menandai fase transisi yang penuh ketidakpastian. Di satu sisi, langkah ini dianggap sebagai upaya mempertahankan pemerintahan di tengah krisis. Namun di sisi lain, dunia internasional menyoroti dampak geopolitik dari penangkapan Maduro yang berpotensi memicu ketegangan baru di kawasan Amerika Latin.





