Fajarasia.id – DPR mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) para petani terdampak bencana alam di Aceh. Anggota DPR RI, Andhika Satya Wasistho menilai langkah itu menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil.
Pasalnya, kata Andhika, para petani tersebut kini sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana. Anggota Komisi VII ini mengapresiasi kebijakan Presiden dalam meringankan beban para korban bencana alam.
Andhika menyebut, kebijakan penghapusan utang tersebut merupakan bentuk respons nyata negara dalam menjamin pemulihan berbasis keadilan sosial. Khususnya, bagi kelompok ekonomi yang paling rentan.
Ia menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang menimpa masyarakat Aceh dan wilayah sekitarnya. Ribuan petani kehilangan lahan, peralatan, hingga sumber pendapatan utama akibat rusaknya infrastruktur pertanian.
“Saya turut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Aceh. Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menghancurkan mata pencaharian ribuan petani dan keluarga mereka,” ujarnya, Selasa(9/12/2025).
Andhika menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap langkah pemerintah. Agar proses penanganan darurat maupun pemulihan dapat berjalan cepat dan efektif.
Ia juga mendorong agar kebijakan penghapusan utang KUR tidak hanya berlaku untuk Aceh, tetapi diperluas ke wilayah lain di Sumatra yang turut terdampak bencana. Seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Padang.
Menurutnya, para petani dan pedagang kecil di daerah tersebut mengalami tingkat kerugian yang serupa. “Penghapusan utang ini harus berlaku adil bagi seluruh petani dan pedagang kecil di wilayah bencana Sumatra,” ucap Legislator asal Golkar itu.
Selain itu, Andhika mengusulkan percepatan penyaluran KUR baru sebagai upaya memperkuat strategi pemulihan ekonomi berbasis masyarakat. Ia menilai akses kredit yang cepat dan terjangkau sangat dibutuhkan untuk membantu petani memulai kembali beraktivitas seperti semula.
Ia juga menekankan bahwa pemulihan ekonomi lokal harus berjalan paralel dengan penanganan darurat. Agar masyarakat dapat kembali stabil dalam waktu yang lebih singkat.
Andhika berharap pemerintah memastikan seluruh proses pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat kecil berjalan cepat, tepat, dan terukur. Ia menekankan pentingnya pengawasan agar kebijakan penghapusan utang dan penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.





