Kemenhub Lanjutkan Digitalisasi Layanan Kapal dan Barang Pelabuhan

Kemenhub Lanjutkan Digitalisasi Layanan Kapal dan Barang Pelabuhan

Fajarasia.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melanjutkan penerapan sistem digitalisasi layanan kapal dan barang (Inaportnet) di seluruh pelabuhan Indonesia. Hal ini terungkap pada penandatanganan Pakta Integritas dan Pelaksanaan Go Live Inaportnet Tahap III Tahun 2023.

Menurut Menhub, Budi Karya Sumadi, sudah 264 pelabuhan menerapkan sistem ini sejak diluncurkan pada 2016. “Kami berkomitmen mewujudkan pelayanan kapal dan barang yang lebih cepat, efisien, dan akuntabel,” ujarnya, Minggu (26/11/2023).

Menhub menyatakan perkembangan zaman menuntut perbaikan pada setiap pelayanan kepelabuhan. Apalagi Indonesia saat ini dipercaya oleh sejumlah negara sebagai lokasi studi banding penerapan digitalisasi di pelabuhan.

“Kita harus selalu siap mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi,” ujarnya. Karena itu, lanjut Menhub, pemerintah terus berupaya meningkatkan pelayanan kepelabuhan di tengah derasnya tantangan global.

Pada 2023 Kemenhub telah merealisasikan sistem Inaportnet di 155 pelabuhan yang terbagi dalam tiga tahapan. Selanjutnya pada tahap III/2023, penerapan digitalisasi layanan kapal dan barang akan ditambahkan kepada 66 pelabuhan lainnya.

Di antaranya Pelabuhan Namrole di Maluku, Pelabuhan Ampana di Sulawesi Tengah, dan Pelabuhan Paloh di Kalimantan Barat. Kemudian Pelabuhan Gilimanuk di Bali, dan Pelabuhan Masalembu di Sumenep, Jawa Timur.

Dirjen Perhubungan Laut, Antoni Arif Priadi, menambahkan seluruh pelabuhan yang akan menerapkan Inaportnet segera membuat standar operasional prosedurnya. “Inaportnet adalah tulang punggung pelayanan pelabuhan di Indonesia, sehingga perlu kolaborasi semua pihak untuk penerapannya,” katanya.****

Pos terkait