Jika Diabaikan, Paru Jadi Penyakit Rentan yang Mematikan

Jika Diabaikan, Paru Jadi Penyakit Rentan yang Mematikan

Fajarasia.id – Penyakit paru-paru rentan dengan kematian jika tidak ditangani dengan baik dan benar. Hal ini disampaikan Dokter Spesialis Respirologi Pulmo (Paru), Heidy Agustin.

“Dari data yang ada 60 persen pasien pneumonia (Radang Paru-Paru) yang dirawat di ICU wafat. Saat ini, tantangan kesehatan paru yaitu tuberkolosis, merokok dan polusi udara,” kata Heidy kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/5/2024).

Lebih lanjut, Heidy mengatakan masyarakat telah melewati dua era pandemi yaitu H1N1 (flue babi) yang terjadi pada 2009. Kemudian, pada 2020 dunia kembali diserang dengan virus Covid-19.

“Dua-duanya kena paru dan paru jadi masalah utama, meskipun pandeminya sudah reda. Kita harus siap menghadapi pandemi berikutnya, dari pengalaman, hampir pasti pandemi yang akan datang berdampak pada paru juga,” ujar Heidy.

Sebagai antisipasi pandemi berikutnya, kata Heidy, dirinya membahas persiapan serta kebijakan internasional bersama dengan ribuan dokter spesialis paru. Antisipasi akan pandemi diutarakan pula oleh ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof. DR. Dr. Erlina Burhan.

Erlina mengingatkan kepada para dokter pentingnya vaksin, obat-obatan, imunologi serta sistem kekebalan tubuh. Ia menilai, WHO berupaya membuat negara-negara di dunia bertahan bilamana ada pandemi berikutnya.

“Kami mengingatkan kembali kepada para dokter yang hadir masalah pertahanan tubuh itu penting disamping vaksin dan obat-obatan. Pencegahan lebih baik dibanding mengobati, tadi juga disinggung soal nutrisi guna meningkatkan imunitas,” ucap Erlina.***

Pos terkait