Jakarta Terancam Tenggelam, Pemerintah Genjot Proyek Tanggul Laut

tanggul laut di Muara Angke
tanggul laut di Muara Angke

Fajarasia.id – Ancaman banjir rob kembali menghantui pesisir Jakarta. Di Pantai Mutiara, air laut sudah lebih tinggi dari daratan dan mulai merembes melewati tanggul beton. Warga pun khawatir Jakarta perlahan tenggelam.

“Air laut sudah setinggi ini. Saya takut suatu hari bisa jebol,” kata Ruli (33), warga Penjaringan, Minggu  (7/12/2025).

Petugas darurat menahan rembesan dengan karung pasir dan membersihkan sampah di celah tanggul. Dinas SDA DKI Jakarta memastikan pembangunan tanggul pesisir akan ditingkatkan, termasuk percepatan proyek NCICD. Saat ini, 390 meter tanggul selesai dibangun, sementara 530 meter lainnya masuk tahap lelang untuk 2025–2027.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan rencana pembangunan giant sea wall sepanjang 535 km di Pantura Jawa untuk melindungi 55 juta penduduk dari naiknya muka laut. “Air laut naik 5 cm per tahun, harus segera kita selamatkan,” ujarnya.

Menteri Infrastruktur AHY menambahkan, proyek tanggul laut tidak hanya beton, tapi juga dikombinasikan dengan mangrove sebagai solusi ramah lingkungan. Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai 80 miliar dolar AS, dengan tahap awal di Teluk Jakarta senilai 8–10 miliar dolar AS.****

Pos terkait