Fajarasia.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Ledia Hanifa, membawa 8 catatan penting yang disampaikan oleh FPKS dalam pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Kebijakan Umum Anggaran (KL) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) untuk Tahun Anggaran 2024.
Salah satu catatan yang diungkapkan oleh Ledia Hanifa adalah pentingnya memastikan pengembangan fokus studi dan poltekpar sejalan dengan pemenuhan target RKP.
“mendorong pemberian peluang beasiswa bagi putra-putri daerah sekitar untuk belajar di Poltekpar, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif” ujar Ledia Hanifa melalui rilisnya, Minggu (11/6/2023).
Selanjutnya, FPKS mengusulkan untuk meningkatkan aksesibilitas destinasi wisata bagi penyandang disabilitas. Ledia Hanifa menekankan perlunya menetapkan standar pelayanan minimal yang harus dipenuhi agar semua orang, termasuk penyandang disabilitas, dapat menikmati destinasi wisata di Indonesia dengan nyaman.
“mendorong pembekalan lebih luas dan peluang kerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif bagi penyandang disabilitas. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesempatan yang lebih adil dan inklusif dalam sektor tersebut” ujar Ledia.
Dalam catatan lainnya, FPKS memastikan pelibatan semua pemangku kepentingan dalam penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (Riparnas). Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi perkembangan teknologi dan globalisasi tanpa meninggalkan kearifan budaya Indonesia. Ledia Hanifa menekankan pentingnya kerjasama lintas Kementerian/Lembaga (K/L) dalam pengelolaan destinasi superprioritas, sambil memastikan bahwa sumber pengelolaannya berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Negara (BUN), sehingga pengembangan pariwisata di luar destinasi super prioritas juga tetap bisa berkembang dengan baik.
Ledia Hanifa mengharapkan agar catatan-catatan FPKS ini menjadi pertimbangan serius dalam penyusunan RKA/KL Kemenparekraf/Baparekraf untuk Tahun Anggaran 2024. FPKS berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.****





