DPR Minta Pemerintah Perjelas Data Lifting Migas

DPR Minta Pemerintah Perjelas Data Lifting Migas

Fajarasia.id – Anggota Komisi XII DPR RI, Cornelis, menyoroti perbedaan data terkait kenaikan lifting migas tahun 2025 yang disampaikan pemerintah. Ia menegaskan perlunya kejelasan agar tidak menimbulkan kebingungan di publik maupun di parlemen.

“Menkeu bilang lifting bisa naik kalau ada penambahan sumur baru. Nah, apakah ada penelitian sumur baru? Perbedaan data ini membuat kami bingung, pegangan kami yang mana yang benar,” ujar Cornelis dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala SKK Migas di Senayan, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, meminta SKK Migas membuka data pendapatan negara dari lifting migas secara transparan. Menurutnya, hal ini penting untuk mencegah kesalahan komunikasi antar lembaga pemerintah.

Berdasarkan laporan Kementerian ESDM, capaian lifting minyak bumi tahun 2025 mencapai rata-rata 605,3 ribu barel per hari, termasuk Natural Gas Liquid (NGL) dan kondensat. Angka ini menjadi kenaikan pertama dalam sembilan tahun terakhir.

Komisi XII menekankan agar pemerintah menyajikan data lifting migas secara konsisten dan transparan, sehingga capaian positif benar-benar dapat dipahami dan dipercaya publik.

Pos terkait