Fajarasia.id – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, membawa kabar gembira bagi para guru di Indonesia. Beliau mengumumkan bahwa tahun ini, sebanyak 806 ribu guru akan menerima tunjangan sertifikasi.
Nunuk menuturkan, penerima tunjangan sertifikasi mencakup semua guru ASN, baik PNS maupun PPPK. Hal ini sesuai Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024 mengenai Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Selain itu, pemerintah mempercepat proses sertifikasi bagi 1,3 juta guru yang ditargetkan selesai pada tahun 2026. “Kami terus mengupayakan penuntasan sertifikasi bagi 1,3 juta guru dan berharap semua guru di Indonesia telah memiliki sertifikasi pendidik (serdik) paling lambat di tahun 2026” ujar Nunuk Suryani, dikutip Rabu (5/3/2025).
Sebanyak 480 ribu guru telah mengikuti seleksi administrasi PPG melalui aplikasi SIMPKB. Pelaksanaan PPG bagi guru tertentu akan dilakukan dalam tiga tahap pada tahun 2024, secara daring dan tanpa biaya.
Total peserta PPG tahun 2024 mencapai 606.601 orang dengan tingkat kelulusan 98,59 persen. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi guru.
Sesuai Permendikbudristek Nomor 45 Tahun 2023, guru PPPK lulusan PPG 2023 tetap akan menerima tunjangan tahun ini. Jadwal pencairan Tunjangan sertifikasi sendiri secara rutin diberikan setiap tiga bulan sekali atau Triwulan.****




