Diduga Kapolsek Gunungtua Sekongkol dengan Sopir dan Mafia, Mobil Tangki CPO kencing bebas Seakan kebal hukum

Diduga Kapolsek Gunungtua Sekongkol dengan Sopir dan Mafia, Mobil Tangki CPO kencing bebas Seakan kebal hukum

Fajarasia.co – Diduga Kapolsek Gunungtua menerima setoran dari bisnis ilegal Crude Palm Oil (CPO) dari penampungan CPO ilegal RM Putri Rokan Baru/Siancimun Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Pasalnya hingga hari ini pihak aparat hukum dari polsek Gutua, Polres Tapsel polda sumut seakan tutup mata dengan praktek ilegal yang terang terangan tersebut.

“Jika tidak ada setoran, kenapa pihak kepolisian membiarkan praktek ilegal Mobil Tanki yang membawa CPO kencing bebas di penampungan ilegal ini,  jadi wajar masyarakat menduga jika ada oknum kepolisian dan Oknum Intel TNI AD yang membekingi dan kemungkinan ini sudah menjadi sumber ATM-nya, bisnis ilegal ini sudah 2 bulanan beroperasi dan di jalan utama loh,”,  Ucap IN warga setempat.

Sementara itu,  salah satu oknum aparat pembeking dan pemilik usaha penampungan CPO ilegal saat dimintai komentarnya oleh media ini merasa usaha tidak bersalah bahkan menantang media ini untuk memberitakannya.

Diduga Kapolsek Gunungtua Sekongkol dengan Sopir dan Mafia, Mobil Tangki CPO kencing bebas Seakan kebal hukum

“Silakan, terserah saja mau dibuat seperti apa maunya. Saya tidak menyuruh dan tidak melarang, kalau mau di beritakan, paling nanti juga dianggap gak ada saja beritanya oleh kepolisian,”, pungkas oknum aparat yang beking Penampungan CPO Ilegal , sembari wajahnya seakan menantang wartawan media ini , Selasa (13/9/2022)yang lalu.

kegiatan tersebut sampai sekarang ini tetap beroperasi bebas tanpa hambatan, walaupun usaha ilegal ini jelas-jelas sudah melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Teguh Santoso meminta kepada Kapolda Sumut Irjen Panca Putra agar memeriksa Kapores Tapsel dan Kapolsek Gunungtua untuk mencari kebenaran berita ini.

” Kami minta kepada Kapolda Sumut saudara Irjen Panca Putra agar memanggil Kapolres Tapsel dan Kapolsek Gunung tua untuk mengklarifikasi berita tersebut, siapapun dia di Republik ini harus ikuti arahan kapolri sesuai presisi yang dimaknai dengan prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan, jangan karena ulah oknum oknum nakal seperti ini bisa merusak insitusi,” Ucanya.

Teguh Santoso juga meminta kepada Kapolda Sumut, agar menindak tegas oknum -oknum aparat kepolisian di jajaran Polda sumut yang masih berani menerima setoran ilegal dari para mafia.

“Kapolda Sumut dan Pangdam Bukit Barisan harus tegas, jangan lagi ada oknum oknum prajurit yang menerima uang uang haram seperti berita diatas, tindak tegas, jika penting pecat.” Ucap Teguh Santoso ketua IPW.

 

Dari penelusuran info Redaksi , Oknum yang di duga membekingi  Penampungan CPO ilegal tersebut mengaku Intel Kodam berpangkat sertu berinisial MH,bahkan  oknum tersebut mengaku telah menyetor ke kapolsek Gunungtua  sehingga praktek itu mulus tampa tersentuh hukum. ****.

Pos terkait