Armuzna Rampung, Mina Jadi Sorotan

Armuzna Rampung, Mina Jadi Sorotan

Fajarasia.id  — Fase puncak ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) resmi berakhir. Seluruh jemaah haji Indonesia telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Mekkah, menandai tuntasnya rangkaian lontar jumrah baik Nafar Awal maupun Nafar Tsani.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan Mina sudah kosong dari jemaah Indonesia per Sabtu (30/5/2026) pukul 15.00 waktu Arab Saudi. “Seluruh jemaah haji kita sudah meninggalkan Mina. Mina sudah clear. Mereka kembali ke hotel dan bersiap untuk kegiatan selanjutnya di Tanah Haram,” ujarnya.

Meski pelaksanaan haji tahun ini dinilai lebih baik dengan sejumlah kemajuan layanan, pemerintah mengakui masih ada catatan penting. Kepadatan di Mina, kondisi tenda, serta layanan kesehatan menjadi bahan evaluasi menjelang proses pemulangan jemaah ke Tanah Air mulai 1 Juni 2026.

Koordinator Satop Armuzna, Harun Arrasyid Usman, menambahkan pemulangan jemaah Nafar Awal sehari sebelumnya berjalan lancar. Sebanyak 137.565 jemaah atau 68 persen dari total peserta haji Indonesia telah dipulangkan secara bertahap menuju Mekkah.

Dahnil menekankan, tata kelola mabit di Muzdalifah melalui skema murur serta pelayanan di tenda Arafah dan Mina masih perlu pembenahan. “Alhamdulillah fase Armuzna sudah kita lalui dengan baik, dengan beberapa kemajuan signifikan. Namun evaluasi tetap harus dilakukan,” katanya.

Pos terkait