Fajarasia.id – Anggota Komisi XI DPR, Thoriq Majiddanor, mendorong pemerintah mengembangkan teknologi dalam negeri untuk pencetakan uang. Sehingga, Bank Indonesia (BI) dan Perum Peruri tidak lagi mencetak uang dengan menggunakan teknologi luar negeri.
“Ini adalah gagasan yang akan kami dorong untuk diwujudkan,” ujarnya, Senin (3/2/2025). Karena itu, Thoriq akan segera mengusulkan agar Komisi XI DPR berkoordinasi dengan BI dan Perum Peruri.
Menurut dia, Indonesia perlu menegakkan kemandirian dalam pencetakan uang karena ini terkait keamanan dan ekonomi negara. Karena itu, penting dipersiapkan teknologi mesin, kertas bahan baku uang, hingga peningkatan SDM d Perum Peruri.
Anggota Fraksi Partai NasDem itu menyatakan Indonesia bisa menerima ketergantungan pada teknologi luar negeri. “Namun, dengan pesatnya kemajuan teknologi, Indonesia semakin terjajah jika tidak mulai mengembangkan mesin dan bahan baku sendiri,” ujarnya.
Thoriq menambahkan saat ini mesin pencetak uang hanya diproduksi beberapa negara maju seperti Jerman dan Jepang. Bahkan, Indonesia masih bergantung pada negara lain untuk bahan baku pembuatan uang rupiah.
Karena itu, dia menyatakan sudah waktunya Indonesia melepaskan ketergantungan tersebut. “Secara prinsip saya mendorong untuk mulai menggunakan teknologi yang dikembangkan anak bangsa dalam pencetakan uang di masa depan,” ujarnya.****




