Kejutan di Luigi Ferraris, Genoa Bungkam Juventus

Kejutan di Luigi Ferraris, Genoa Bungkam Juventus

Fajarasia.id  – Genoa menciptakan kejutan pada pekan kesembilan Liga Italia 2026/27 setelah menundukkan Juventus dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Luigi Ferraris, Kamis dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi malam istimewa bagi pelatih Daniele De Rossi yang sukses mengalahkan mentornya sendiri, Luciano Spalletti.

Sejak menit-menit awal, Genoa tampil berani di hadapan pendukungnya. Tuan rumah hanya membutuhkan 12 menit untuk memecah kebuntuan melalui Kingsley Ehizibue. Tembakannya sempat mengenai Andrea Cambiaso sebelum mengubah arah dan mengecoh kiper Juventus, Guglielmo Vicario.

Keunggulan tersebut membuat Genoa semakin percaya diri. Pada menit ke-28, serangan balik cepat yang dibangun Vitinha berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Tommaso Baldanzi. Sepakan pemain muda itu membawa tuan rumah unggul dua gol dan membuat Juventus berada dalam tekanan.

Bianconeri mencoba merespons sebelum jeda pertandingan. Namun, peluang terbaik yang didapat Pierre Kalulu gagal berbuah gol setelah tembakannya melenceng dari sasaran.

Memasuki babak kedua, Juventus meningkatkan intensitas serangan. Luciano Spalletti melakukan sejumlah pergantian untuk menambah daya gedor, termasuk memasukkan Nick Woltemade dan Edon Zhegrova.

Meski lebih banyak menguasai bola, Juventus kesulitan menembus pertahanan rapat Genoa. Sebaliknya, tim tuan rumah justru beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat yang membuat lini belakang Juventus bekerja keras.

Peluang emas Juventus baru hadir pada menit ke-76 ketika Zhegrova melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Namun, kiper Genoa Justin Bijlow tampil sigap untuk mengamankan bola.

Drama terjadi pada masa tambahan waktu. Tendangan bebas Teun Koopmeiners sempat membuat pendukung Genoa terdiam sesaat saat bola menghantam mistar dan memantul tepat di sekitar garis gawang. Setelah dicek melalui teknologi garis gawang, bola dinyatakan belum sepenuhnya melewati garis sehingga gol tidak disahkan.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Genoa. Hasil ini menjadi pukulan bagi Juventus yang kembali kehilangan poin penting dalam persaingan papan atas klasemen.

Bagi Genoa, kemenangan tersebut bukan hanya tambahan tiga poin berharga, tetapi juga bukti bahwa mereka mampu menumbangkan salah satu raksasa Italia. Sementara bagi De Rossi, kemenangan atas Spalletti menjadi catatan emosional tersendiri dalam perjalanan karier kepelatihannya.****

Pos terkait