Fajarasia.id — Kecelakaan melibatkan mobil Honda CR-V terjadi di kawasan Ciheleut, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat. Mobil tersebut menabrak tiga sepeda motor yang sedang terparkir hingga sebuah kios penjualan ayam.
Satu orang pengendara motor dilaporkan mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Susilo mengatakan kecelakaan terjadi pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 22.56 WIB.
“Betul, kejadiannya semalam. Korban luka satu orang pengendara motor,” ujar Susilo saat dihubungi, Selasa (25/8/2026).
Kecelakaan bermula ketika Honda CR-V melaju dari arah Jalan Pakuan menuju Jalan Tegalega. Saat melintas di lokasi, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan oleng dan tidak dapat dikendalikan.
Menurut Susilo, mobil kemudian bergerak ke sisi kanan jalan dan menabrak sebuah Honda Scoopy yang berada di depan Circle K.
“Diduga pengemudi kendaraan Honda CR-V saat mengemudikan kendaraannya tidak hati-hati dan tidak konsentrasi, kemudian hilang kendali, oleng ke arah kanan lalu menabrak kendaraan motor Honda Scoopy yang berada di depan Circle K,” kata Susilo.
Mobil tersebut masih melaju setelah menabrak Scoopy. Kendaraan kemudian menghantam Honda PCX dan Honda Supra X yang sedang terparkir di halaman Circle K.
“Kemudian, Honda CR-V tetap melaju dan menabrak kendaraan motor Honda PCX dan kendaraan motor Honda Supra X, yang sedang terparkir di halaman parkir Circle K. Kendaraan Honda CR-V lalu terhenti setelah menabrak bangunan kios unggas,” ujarnya.
Akibat kecelakaan itu, seorang pengendara motor mengalami luka dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.
Pengemudi Honda CR-V juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Polisi memastikan tidak menemukan indikasi pengemudi berada dalam kondisi mabuk saat kecelakaan terjadi.
“Sudah dilakukan olah TKP awal, mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat dan mengamankan pengemudi untuk dimintai keterangan. Tidak ada indikasi (sopir mabuk),” ujar Susilo.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi dan situasi lalu lintas saat kejadian.***





