Ading Suhana Selamatkan Hutan Lewat Kebun Durian

Ading Suhana Selamatkan Hutan Lewat Kebun Durian

Fajarasia..id – Gerakan sederhana yang digagas Ading Suhana di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula, Gorontalo Utara, berhasil mengubah cara masyarakat memandang hutan. Sejak 2017, ia mengajak warga menanam durian montong sebagai alternatif penghidupan, menggantikan ketergantungan pada kayu dan rotan.

Awalnya, sekitar 70 persen warga desa bergantung pada hasil hutan. Namun, berkat program bibit, pupuk, dan peralatan pertanian yang digulirkan setiap tahun, kini hanya sekitar 4 persen warga yang masih melakukan aktivitas tersebut. Target Ading jelas: menjadikan angka itu nol.

Hasil nyata mulai terlihat ketika pohon durian memasuki masa produksi. Pada 2020–2022, masyarakat memanen hingga 200 ton durian setiap musim. Pasar pun meluas, dari lokal hingga ke Sulawesi Tengah. Durian kini bukan sekadar tanaman, melainkan sumber ekonomi baru yang menopang kehidupan warga.

Atas perjuangannya, Ading menerima SUMO Foundation Award 2026 sebagai Tokoh Desa Inspiratif. Ia menegaskan penghargaan itu bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus memperkuat gerakan berkebun durian sebagai jalan pelestarian hutan sekaligus pembangunan ekonomi mandiri.

“Setiap perjuangan pasti ada hasilnya,” ujar Ading. Baginya, menjaga hutan bukan sekadar larangan menebang, tetapi memberi pilihan nyata bagi masyarakat untuk menanam masa depan mereka sendiri.***

Pos terkait