40 Ribu Buruh Hyundai Mogok, Produksi Lumpuh

40 Ribu Buruh Hyundai Mogok, Produksi Lumpuh

Fajarasia.id – Sekitar 40 ribu buruh Hyundai di Korea Selatan menggelar aksi mogok kerja penuh pertama dalam satu dekade, Jumat (21/8). Aksi besar-besaran ini dipicu buntu dalam perundingan upah, dengan tuntutan kenaikan usia pensiun, perlindungan pekerjaan dari ancaman AI dan otomatisasi, serta peningkatan bonus.

Puluhan ribu pekerja Hyundai Motor, Kia Corp, dan pemasok suku cadang turun ke jalan di Seoul. Mereka mengenakan ikat kepala merah dan menyerukan tuntutan, termasuk izin bagi pemasok menaikkan harga serta peningkatan batas usia pensiun dari 60 tahun. Pemimpin serikat, Lee Jong Cheol, menegaskan banyak pekerja senior kini terpaksa berada di posisi kontrak.

Aksi ini diikuti sekitar 3.000 orang dalam unjuk rasa di ibu kota, sementara mogok kerja massal telah melumpuhkan produksi lebih dari 55 ribu kendaraan senilai Rp29,41 triliun sejak akhir Juli. Kondisi ini menambah tekanan bagi Hyundai yang sebelumnya mengaku sulit mencapai target penjualan global tahun ini.

Serikat pekerja juga menuntut bonus naik menjadi 800 persen dari gaji pokok bulanan, serta jaminan pekerjaan di tengah rencana Hyundai mengadopsi robot humanoid dari Boston Dynamics mulai 2028.

Juru bicara serikat, Kim Jin-wook, menyatakan mogok lanjutan mungkin dilakukan bila manajemen gagal memberi solusi. Hyundai Motor merespons dengan menegaskan komitmen mencari jalan keluar melalui dialog, sembari mengingatkan aksi mogok berdampak pada pelanggan, mitra, dan operasi perusahaan.****

Pos terkait