Hong Kong – Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi jumlah WNI yang menjadi korban tewas kebakaran di kompleks Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong, bertambah dua orang. Total korban meninggal kini mencapai sembilan orang.
“Data terbaru dari Hong Kong Police Force, Minggu (30/11/2025), mencatat sembilan WNI meninggal dan tiga orang luka-luka,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang.
Dari 140 WNI yang bekerja di kawasan tersebut, 94 orang dipastikan selamat. Sementara 36 lainnya masih belum diketahui keberadaannya.
KJRI Hong Kong telah menurunkan tim untuk verifikasi korban, menyalurkan bantuan logistik, serta membuka posko darurat di Tai Po Community. “Kami juga fasilitasi dokumen perjalanan dan berkoordinasi dengan simpul masyarakat Indonesia di Hong Kong,” ujar Yvonne.
Otoritas Hong Kong sendiri masih menyelidiki kasus ini dan telah menahan 11 tersangka dengan tuduhan pembunuhan. Kemlu RI memastikan akan terus memantau perkembangan dan memberikan informasi terbaru.





