Fajarasia.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui kolaborasi lintas sektor. Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan turun langsung menanam jagung di Lampung Selatan, Selasa (2/12/2025).
Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara Polri dan pemerintah dalam memastikan produksi pangan berjalan lancar sekaligus menjaga stabilitas distribusi di seluruh daerah. “Polri siap mendukung kebijakan pemerintah, termasuk menjaga keamanan agar produksi dan distribusi pangan tidak terganggu. Ketahanan pangan bukan sekadar program, melainkan kerja bersama yang terus kami percepat,” tegas Dedi.
Penanaman kali ini dilakukan di lahan seluas 89 hektare di Desa Ruguk dan Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, dengan estimasi panen mencapai 267 ton. Secara keseluruhan, program penanaman jagung kuartal IV di Lampung mencakup 1.054 hektare di 15 kabupaten/kota dengan target hasil lebih dari 4.200 ton.
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah Polri yang aktif mendukung percepatan produksi jagung. “Lampung punya potensi luar biasa. Penanaman jagung harus menjadi gerakan bersama agar Indonesia bisa mencapai swasembada pangan. Polri memberi contoh nyata bagaimana institusi negara ikut memperkuat produksi nasional,” ujarnya.
Hingga akhir November 2025, Polri telah mengelola lebih dari 633 ribu hektare lahan jagung di berbagai daerah dengan hasil panen kuartal I–III mencapai 2,8 juta ton. Penanaman kuartal IV yang sedang berlangsung diproyeksikan menghasilkan hingga 4,1 juta ton.
Kontribusi Polri juga terlihat dalam penguatan cadangan pangan. Perum Bulog tercatat menyerap 99 ribu ton jagung dari lahan binaan Polri, setara 67 persen kapasitas gudang nasional. Di Lampung sendiri, penyerapan mencapai 19.724 ton atau hampir 85 persen dari target.
Untuk mendukung keberlanjutan program, Polri telah membangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 provinsi dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas hasil panen sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.




