Tiongkok Pastikan Perkuat Komitmen Bangun Stabilitas dengan ASEAN

Tiongkok Pastikan Perkuat Komitmen Bangun Stabilitas dengan ASEAN

Fajarasia.id – Sebagai salah satu Mitra Dialog ASEAN, Tiongkok menyatakan siap menjalin sinergi yang lebih besar. Yakni, utamanya dalam strategi pembangunan hingga membangun kebersamaan dan perdamaian di kawasan.

“Tiongkok siap menjalin sinergi yang lebih besar dengan ASEAN dalam strategi pembangunan, dengan tegas mendukung pembangunan komunitasnya. Dan, arsitektur regional yang berpusat pada ASEAN, bekerjasama untuk pembangunan bersama, perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di wilayah tersebut,” kata Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam sambutannya yang dibacakan Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Hou Yanqi, saat menghadiri ‘Forum Hubungan Masa Depan Tiongkok-ASEAN’, di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Rabu (19/6/2024).

Menurut Yi, dalam tiga dekade kemitraan kedua wilayah berkembang dengan momentum yang kuat dan berbagai hasil manfaat telah dicapai. Yaitu, untuk membangun “sebuah rumah” bersama yang damai, aman dan tenteram, serta bersahabat.

“Kita telah menjadi mitra dagang utama satu sama lain selama empat tahun berturut-turut. Proyek-proyek penting di bawah kerja sama “Belt and Road” yang berkualitas tinggi telah dilaksanakan satu demi satu,” ujarnya.

“Serta, pertukaran antar masyarakat dengan cepat pulih. Pencapaian ini telah memberikan manfaat nyata bagi lebih dari dua miliar orang di kedua belah pihak.”.

Secara khusus, Yi mengharapkan forum yang diselenggarakan di Sekretariat ASEAN pekan ini, dapat dimanfaatkan seluruh perwakilan kedua wilayah. Menurutnya, penting bagi semua pihak memberikan sumbangsih untuk pertumbuhan masa depan hubungan Tiongkok-ASEAN lebih erat.

“Dan, bekerja sama dengan semua pihak untuk secara aktif melaksanakan Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global dan Inisiatif Peradaban Global. Untuk memberikan dorongan baru dalam mendukung dunia multipolar yang setara dan teratur, serta globalisasi ekonomi universal bermanfaat dan inklusif,” ujar Yi.

Adapun Forum Hubungan Masa Depan Tiongkok-ASEAN, mengusung tema “Membangun Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-ASEAN yang Lebih Substantif”. Forum ini juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn.

“Saat kita memasuki tahun ketiga Kemitraan Strategis Komprehensif, visi kita untuk hubungan ASEAN-Tiongkok harus tetap berwawasan ke depan dan ambisius. Yakni, berdasarkan pada aspirasi kita bersama untuk perdamaian, kemakmuran, dan keberlanjutan,” kata Kao Kim Hourn.

“Visi tersebut juga harus dapat beradaptasi dengan lanskap geopolitik yang dinamis dan terus berkembang serta tantangan dan peluang yang ada.”.

Hubungan dialog Tiongkok-ASEAN dimulai pada 1991, saat ini resmi membentuk ASEAN-Tiongkok Kemitraan Strategis Komprehensif pada November 2021. Tiongkok merupakan Mitra Dialog ASEAN pertama yang menyetujui Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara (TAC).

Pada tahun 2023, Tiongkok tetap menjadi mitra dagang terbesar ASEAN. Menurut Statistik ASEAN, total perdagangan barang antara ASEAN-Tiongkok mencapai USD702,3 miliar pada 2023.***

Pos terkait