Fajarasia.id – Sebanyak 687 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan empat aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik di wilayah Jakarta Pusat pada Jumat (24/7). Pengamanan melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian aksi berlangsung aman dan tertib, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Aksi pertama dijadwalkan berlangsung di kawasan Gambir pada pukul 10.00 WIB. Demonstrasi tersebut digelar oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum bersama sejumlah elemen massa lainnya.
Pada waktu yang sama, Pengurus Komite Mahasiswa dan Pemuda Reformasi (KMP Reformasi) juga akan menggelar aksi di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPN Indonesia.
Selanjutnya, Cipayung Plus Jakarta Selatan yang terdiri atas LMND, HMP MPO, GMNI, PMKRI, HMI DIPO, SEMMI, PMII, IMM, dan KAMMI akan menyampaikan aspirasi di depan Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai pukul 13.00 WIB.
Sementara itu, aksi unjuk rasa lainnya akan digelar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda DKI Jakarta di depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pukul 14.00 WIB.
Untuk mengantisipasi dampak terhadap arus kendaraan, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengalihan arus akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan jumlah massa di masing-masing lokasi aksi.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar menghindari ruas jalan di sekitar titik unjuk rasa serta memilih jalur alternatif guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.***





