Fajarasia.co – Puluhan orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di sebuah gereja di Mesir. Banyak dari mereka terjebak saat berusaha menyelamatkan diri.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (14/8/2022) saat ibadah sedang berlangsung. Kejadian di Gereja Kristen Koptik yang terletak di Giza itu, menewaskan sedikitnya 41 orang.
Korban luka juga banyak, karena jemaat yang datang mengikuti ibadah tidaklah sedikit. Banyak anak-anak yang diyakini ikut tewas dalam musibah tersebut.
Kebakaran ini diduga dipicu karena korsleting. Arti korsleting adalah terputusnya arus listrik karena kawat yang bermuatan arus positif dan negatif bersentuhan, sehingga terjadi hubungan pendek.
Diperkirakan ada 5.000 jemaah berkumpul di Gereja Koptik Abu Sifin itu. Perkiraan itu dimuat dalan laporan yang diwartakan Reuters.
Api terlihat berkobar di pintu masuk, kemudian merembet ke dalam. Jemaah lantas berdesak-desakan untuk menyelamatkan diri.
CNN memberitakan ada sekitar 18 anak, berusia antara tiga hingga 16 tahun yang ikut tewas. Sumber itu berasal dari rumah sakit terdekat.
Dinas pemadam kebakaran setempat mengatakan penyebab pasti musibah ini belum jelas. Namun Pendeta Farid Fahmy dari gereja terdekat lainnya di kawasan Imbaba, mengungkapkan kebakaran itu memang disebabkan korsleting.
“Awalnya listrik gereja itu padam, lalu dipakailah genset. “Saat listrik menyala normal, di situ terjadi kelebihan beban,” kata Farid Fahmy, seperti dikutip dari AFP.
Jemaah yang selamat coba menjelaskan situasi yang terjadi di dalam gereja. Momen sejak api menyala, hingga korban berjatuhan.
“Orang-orang mulai berkumpul di lantai tiga dan empat. Kami lihat asap keluar dari lantai dua,” kata Yasir Munir, jemaah gereja itu kepada Reuters.
“Pada detik-detik itu semua orang bergegas turun tangga dan mulai berjatuhan. Setelah itu kami dengar ada ledakan dan percikan serta kobaran api keluar dari jendela,” ia menerangkan.
Bagi jemaah yang ada di lantai dasar relatif lebih mudah menyelamatkan diri. Itu pula yang dialami Yasir Munir dan putrinya.
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Semua yang pergi telah bersama Tuhan mereka, di salah satu rumah ibadahnya,” kata Presiden Abdel Fattah.
Pemerintah Mesir bertindak cepat dengan memerintahkan militer membangun kembali gereja tersebut. Kantor kejaksaan juga diperintahkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
Giza terletak tepat di seberang Sungai Nil. Masih jadi satu bagian dari kawasan metropolitan Kairo.
Jemaah Kristen Koptik di Mesir mencapai sekitar 10 juta orang. Total penduduk Mesir ada di kisaran 103 juta orang.****





