Fajarasia.co – Kehadiran Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat. Merujuk hasil survei Indikator Politik Indonesia, mayoritas masyarakat optimistis kepemimpinan Hadi membuat program sertifikat tanah semakin bermanfaat.
Survei dilakukan dalam rentang 13-20 September 2022 melibatkan 1.220 responden. Adapun tingkat kepercayaannya mencapai 95 persen dengan metode survei keluhan dan saran.
“Temuan September, sebanyak 66,3 persen menyatakan kehadiran Hadi Tjahjanto membuat program sertifikat tanah untuk rakyat. Ini akan semakin luas manfaatnya bagi masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).
Menurut Burhanuddin, hanya 8,5 persen yang menyatakan sebaliknya. Tingginya tingkat kepercayaan masyarakat menjadi modal berharga untuk Hadi dalam menuntaskan beragam persoalan agraria.
Di sisi lain, Burhanuddin melanjutkan, ada peningkatan kepercayaan publik jika dibandingkan dengan temuan Agustus 2022. Ketika itu, baru 63 persen masyarakat yang menyatakan kehadiran Hadi Tjahjanto membuat program sertifikat tanah.
“Jadi program ini dinantikan oleh masyarakat, dan semakin luas manfaatnya bagi masyarakat. Sementara yang menyatakan sebaliknya hanya 8,1 persen,” ujarnya.
Survei dilakukan dalam rentang 13-20 September 2022 melibatkan 1.220 responden. Adapun tingkat kepercayaannya mencapai 95 persen dengan metode survei keluhan dan saran.
“Temuan September, sebanyak 66,3 persen menyatakan kehadiran Hadi Tjahjanto membuat program sertifikat tanah untuk rakyat. Ini akan semakin luas manfaatnya bagi masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).
Menurut Burhanuddin, hanya 8,5 persen yang menyatakan sebaliknya. Tingginya tingkat kepercayaan masyarakat menjadi modal berharga untuk Hadi dalam menuntaskan beragam persoalan agraria.
Di sisi lain, Burhanuddin melanjutkan, ada peningkatan kepercayaan publik jika dibandingkan dengan temuan Agustus 2022. Ketika itu, baru 63 persen masyarakat yang menyatakan kehadiran Hadi Tjahjanto membuat program sertifikat tanah. ***





