Fajarasia.id – Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah menteri ke Istana Merdeka, Jumat (17/5/2024). Rapat tertutup itu membahas sejumlah hal, diantaranya mengenai masalah bea cukai.
Namun, baik Menko Perekonomian Airlangga Hartarto maupun Menteri Keuangan Sri Mulyani sama sekali tidak memberi penjelasan. Mereka hanya berlalu begitu saja dari pertanyaan media.
“Rapat berjalan dengan baik. (Soal Bea Cukai) nanti kami umumkan,” ujar Airlangga kepada awak media sambil berjalan ke mobilnya.
Sebelumnya, Tim LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mengklarifikasi mantan Kepala Bea Cukai Purwakarta Rahmady Effendi Hutahaean. Tujuannya untuk menindaklanjuti laporan masyarakat kepada KPK dan pemberitaan di sejumlah media.
“Yang Purwakarta kita sudah keluarkan surat tugasnya dan mungkin minggu depan akan diundang untuk klarifikasi,” ujar Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan di Kantornya, Jakarta, Kamis (16/5/2024). Namun, Pahala heran karena berdasarkan laporan masyarakat ke KPK, ia pernah memberikan pinjaman kepada seseorang hingga Rp7 miliar.***




