Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Selama Nataru

Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Selama Nataru

Fajarasia.id – Ketua Tim Posko Nasional ESDM Erika Retnowati menyatakan lonjakan BBM selama Natal relatif rendah dan terkendali secara nasional. Ia menyebut, kenaikan bensin sekitar 3%, sementara gasolin justru mengalami penurunan pada periode ‘Natal dan Tahun Baru (Nataru)’ ini.

Erika menjelaskan, pembatasan transportasi akhir tahun memengaruhi konsumsi solar sehingga penyaluran tidak meningkat signifikan selama masa Natal ini. Ia menilai variasi konsumsi terjadi antar jenis BBM, dengan pertalite naik tipis dan pertamax meningkat lebih besar.

“Lonjakannya tidak terlalu tinggi ya, sekitar 3% gitu, itu untuk bensin, kalau untuk gasolin malah turun ya. Karena memang kalau akhir tahun kan ada pembatasan-pembatasan untuk transportasi untuk yang menggunakan solar ya,” ucapnya usai ‘Konferensi Pers Kesiapan Sektor ESDM Menghadapi Periode Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026’ di Kantor ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025).

Erika menyebut lonjakan BBM berpotensi terjadi di wilayah perayaan Natal dan kawasan tujuan wisata nasional selama libur sekolah. Ia mengatakan, wilayah-wilayah tersebut telah disiapkan stok lebih besar dibanding hari normal untuk menjaga kelancaran distribusi BBM selama masa Nataru.

Ia menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan jalur distribusi darurat untuk menghadapi kondisi tertentu selama penyaluran BBM. Erika menyebut terdapat jalur utama, jalur alternatif, dan jalur emergency jika jalur utama tidak dapat dilalui.

“Nah ini seandainya lewat yang utama nggak bisa, dia (Pertamina) sudah punya alternatif lain gitu, di daerah-daerah yang kemungkinan terjadi bencana. Jadi insya Allah sudah siap ya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Edwin Nugraha Putra memastikan SPKLU siap melayani selama masa Nataru. PLN mencatat peningkatan signifikan infrastruktur dan proyeksi pengguna kendaraan listrik dibandingkan penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru sebelumnya nasional.

“Kami yakin, menjamin bahwa tidak terjadi ada penumpukan, karena SPKLU nya dari 500 menjadi 1500 yang ada tersebar di seluruh titik-titik mudik. Baik ada yang Jawa maupun ada di Sumatera,” ujarnya.

Ia menambahkan, PLN juga akan menempatkan personil di lokasi Stasiun pengisian kendaraan Listrik (SPKLU) setiap hari selama 24 jam. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik pengguna kendaraan listrik selama libur Natal Tahun Baru Nataru nasional.

Pos terkait