Pelatih Jadi Tersangka Kasus Meninggalnya Siswa SMK Peserta Ekskul Silat

Pelatih Jadi Tersangka Kasus Meninggalnya Siswa SMK Peserta Ekskul Silat

Fajarasia.id – Polres Lampung Tengah menetapkan pelatih ekstra kurikuler (ekskul) pencak silat, Adi Kurniawan (23 tahun), sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya MA (16 tahun), siswa SMK Al-Hikmah Kalirejo, Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Sebanyak 10 saksi juga telah diperiksa terkait insiden yang berlangsung pada Senin (29/5/2023) itu.

“Satu orang tersangka telah ditetapkan, yakni pelatih,” kata Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas, Sabtu(10/6/2023).

Menurut Edi, 10 orang saksi yang diperiksa ialah kawan-kawan korban dan pihak yang berada di lokasi kejadian saat latihan silat berlangsung. Penyidik juga telah meminta hasil visum et repertum korban dari pihak Rumah Sakit Kartini di Kalirejo, Lampung Tengah.

Di samping itu, penyidik sudah melakukan proses ekshumasi terhadap jenazah korban MA di Tempat Pemakaman Umum Gebang Induk, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung pada Kamis (8/6/2023). Ekshumasi merupakan proses pembongkaran makam yang dilanjutkan dengan autopsi jenazah.

“Sekarang masih menunggu hasil autopsinya,” kata Edi.

Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat luka memar di bagian perut dan leher korban sebelah kanan. Tim Forensik Polda Lampung masih melakukan penyelidikan lebih dalam penyebab luka memar tersebut.

MA ditemukan meninggal dunia setelah mengikuti latihan pencak silat dalam program ekstra kurikuler di sekolahnya. Saat kejadian, orang tua korban sedang berada di Serang, Banten.

Seorang tetangga korban, Agus Saprani, kemudian menerima kabar meninggalnya MA. Agus lalu berangkat untuk melihat MA yang dirawat di RS Kartini.

Hanya saja, nyawa korban sudah tidak tertolong. Belum diketahui penyebab meninggalnya korban.

Berbagai keterangan menduga korban dianiaya oleh rekannya, berdasarkan luka dan memar di tubuhnya. Luka dan lebam terlihat di kepala, muka, badan korban.

Gusi korban juga berdarah, perutnya membiru, dan di kemaluan korban terdapat bercak darah. Agus menduga korban meninggal dunia akibat penganiayaan.

Agus melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Tengah dengan LP/B/167/V/SPKT/POLRES LAMPUNG TENGAH/POLDA LAMPUNG. Keluarga korban minta polisi segera mengusut kasus tersebut agar diketahui penyebab kematian putranya.****

 

Pos terkait