MUI: Iduladha Memiliki Makna Kurban dan Toleransi

MUI: Iduladha Memiliki Makna Kurban dan Toleransi

Fajarasia.id – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) K. H. Abdul Manan Ghani menekankan makna Iduladha tidak sekadar kurban. Menurutnya, Iduladha mengandung pesan pengorbanan, kepedulian sosial, serta semangat silaturahmi dan toleransi.

“Iduladha berasal dari bahasa Arab, terdiri dari kata Id dan Adha. Dimana Id berarti hari raya atau perayaan, sedangkan Adha yang berasal dari kata udhiyyah berarti kurban atau pengorbanan,” kata Abdul Manan Minggu (8/6/2025).

“Jadi secara keseluruhan makna Iduladha adalah Hari Raya Kurban. Kurban atau pengorbanan mengingatkan kita pada peristiwa bersejarah Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.”

Allah SWT memerintahkan Ibrahim mengorbankan putranya sebagai bentuk ketaatan. Namun, ketika pelaksanaan, Allah mengganti Nabi Ismail dengan domba yang membuktikan rahmat Allah atas ketulusan dan kepatuhan Ibrahim.

“Pengorbanan itu berarti kerelaaan mengorbankan harta untuk berkurban dan berbagi dengan sesama. Hal ini sebagai bentuk nyata dari kepedulian kita kepada orang lain dalam konteks sosial,” katanya.

Ia menyoroti peran masyarakat dalam pelaksanaan kurban, mulai perawatan hewan, penyembelihan, hingga pembagian daging, yang melibatkan banyak orang. Kegiatan ini seringkali melibatkan lintas agama dengan panitia dan penerima daging kurban juga berasal dari kalangan non-muslim.

Menurutnya, momen ini memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan antarkelompok masyarakat. Ia menyebut orang berkurban sebagai sosok istimewa, karena tidak semua orang mudah melakukannya meski mampu secara ekonomi.

Sebaliknya, ada orang yang harus menabung sepanjang tahun demi bisa menunaikan ibadah kurban ini. “(Ini-red) termasuk juga para jemaah haji yang sedang berjuang melaksanakan rangkaian ibadah di tanah suci,” ujarnya.

“Idul Adha sebagai sarana seorang muslim menunjukkan ketaatan yang luar biasa tanpa ragu sedikit pun. Kurban mengajarkan kita untuk menyingkirkan sifat egois dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.”****

Pos terkait