Fajarasia.id – Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, meminta pemerintah meyakinkan pelaku usaha terkait manfaat pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Menurutnya, sosialisasi dan dialog perlu dilakukan agar tidak muncul kekhawatiran bahwa kehadiran BUMN baru ini akan mengganggu hubungan bisnis yang sudah berjalan.
“Perlu sosialisasi dan dialog antara DSI dengan pelaku usaha agar mereka memahami bahwa hal ini justru memperlancar ekspor,” ujar Eddy di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Politikus PAN itu menegaskan, PT DSI dibentuk bukan untuk mengambil alih aktivitas komersial eksportir, melainkan berfungsi sebagai pencatatan dan administrasi ekspor. Hubungan dagang antara produsen dan pembeli tetap berjalan seperti biasa.
Eddy menekankan, tata kelola ekspor satu pintu diperlukan karena pendapatan negara dari komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan batu bara belum optimal akibat praktik under invoicing dan transfer pricing. “Kita harus memberikan keyakinan bahwa pendirian DSI adalah upaya memperbaiki pencatatan ekspor,” katanya.****





