Fajarasia.co – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate membuka pertemuan kedua kelompok kerja digital ekonomi atau Digital Economy Working Group (DEWG) yang berlangsung di Hotel Tentrem, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Forum DEWG merupakan rangkaian Presidensi G20 Indonesia, dengan mengangkat tema besar mencapai transformasi digital yang inklusif, memberdayakan dan berkelanjutan.
Pertemuan dilanjutkan dengan sidang yang dipimpin oleh Sekjen Kementerian Kominfo selaku Chair DEWG, Mira Tayyiba dan Staf Khusus Menkominfo selaku Alternate Chair DEWG, Dedy Permadi.
Forum ini juga dihadiri secara langsung oleh para delegasi negara anggota G20, antara lain perwakilan dari Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brazil, Prancis, Jerman, Inggris, India.
Kemudian, Italia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Turki, dan Uni Eropa. Sedangkan lima delegasi negara G20 lainnya hadir secara daring antara lain Kanada, China, Meksiko, Afrika Selatan dan Rusia.
Hadir pula delegasi undangan dari dari Singapura dan Kamboja serta perwakilan International Telecommunications Union (ITU) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
“Saya berharap semua delegasi dalam keadaan sehat dan semangat yang tinggi untuk berpartisipasi dalam forum ini. Karena pertemuan kita hari ini spesial, bukan hanya karena diselenggarakan di salah satu kota paling mempesona di Indonesia, tapi juga untuk kehadiran fisik delegasi Anggota G20 yang banyak,” ungkap Johnny dalam Opening Remarks 2nd DEWG Meeting di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Selasa (17/5/2022).
Menkominfo mengharapkan agar Sidang Kedua DEWG G20 dapat menghasilkan kesepakatan terbaik dan setiap delegasi memiliki kenangan yang menyenangkan.
“Saya berharap yang terbaik untuk Sidang Kedua DEWG. Saya berharap Anda mendapat kenangan dan masa tinggal yang menyenangkan di kota bersejarah dan budaya Yogyakarta yang indah,” ujarnya.
Sebelumnya, pertemuan pertama DEWG telah berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 29-30 Maret 2022 lalu.
Para negara anggota G20 menyatakan dukungan serta memberikan berbagai masukan konstruktif untuk menjembatani kesenjangan konektivitas digital.
Sebagai informasi, dalam Presidensi G20 Indonesia, Kementerian Kominfo sebagai pengampu DEWG G20 mendorong pembahasan tiga isu prioritas yaitu Konektivitas dan Pemulihan Pascapandemi Covid-19, Kecakapan dan Literasi digital, serta Arus Data Lintasnegara.****





