Menkes Sebut Pengawasan Kunci Hadapi Krisis Kesehatan Masyarakat

Menkes Sebut Pengawasan Kunci Hadapi Krisis Kesehatan Masyarakat

Fajarasia.co – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sistem surveilans (pengawasan) kunci suatu negara dalam menghadapi krisis kesehatan masyarakat. Budi mengungkapkan, sistem surveilans terintegrasi merupakan modal suatu negara dalam menghadapi krisis kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Menkes pada pembukaan Workshop Internasional tentang Penyakit Emerging yang diselenggarakan RSPI Sulianti Saroso, Senin (12/9/2022). “Setiap negara harus memiliki surveilans untuk mendeteksi, mencegah, dan merespon secara cepat terhadap masalah kesehatan masyarakat,” kata Menkes.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan, Surveilans kesehatan diartikan sebagai kegiatan pengamatan yang sistematis. Pengawasan tersebut dilakukan terus menerus terhadap data dan informasi tentang kejadian penyakit atau masalah kesehatan.

Surveilans dapat mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit untuk memperoleh dan memberikan informasi. Hal itu guna mengarahkan tindakan pengendalian dan penanggulangan secara efektif dan efisien.

Menkes menyebut, ada sejumlah strategi untuk memiliki sistem surveilans yang terintegrasi. Di antaranya melalui kemampuan genome sequencing dengan kolaborasi dan komunikasi lintas negara.

“Kita tidak bisa melakukan ini sendirian, Kita butuh bersama, kita tidak bisa eksklusif. Kita tidak dapat melakukan ini sebagai program sebuah negara tertentu tetapi melibatkan setiap orang di setiap negara,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, kata Budi, perlunya investasi kepada para profesional kesehatan. Kualitas tenaga kesehatan sangat penting, terutama mengelola penyakit menular yang muncul di lokasi dengan sumber daya yang sangat terbatas.

“Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang baik. Sehingga berbagai daya yang tersedia di seluruh dunia dapat diaktifkan,” kata Budi.****

Pos terkait